Mataram – Sekotong di tempat Lombok, Nusa Tenggara Barat, miliki prospek pariwisata alam. Kawasan ini dikenal dengan keberadaan Gili Nanggu, Gili Gede, Pantai Mekaki, kemudian beberapa pantai lain yang mana berseberangan dengan Nusa Penida Bali. Tapi selain itu, Sekotong juga memiliki Bukit Tibu Kuning yang dikembangkan menjadi wisata taman obat keluarga.
Bukit Tibu Kuning berada di tempat kawasan Tukad (Sungai) Gesing, Jalan Tibu Kuning Dusun Tibu Baru, Desa Batu Putih, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Batu Putih merupakan desa terakhir pada Lombok Barat bagian selatan, berbatasan dengan segera dengan Selat Lombok dan juga Nusa Penida di dalam bagian barat juga Samudera Hindia di area selatan. Jaraknya sekitar 63 kilometer dari Perkotaan Mataram.
Lokasi ini juga dipilih sebagai tempat untuk penyertaan pohon yang dijalankan oleh Pj Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Gita Ariadi pada Selasa, 26 Desember 2023. Terdapat 1.700 batang bibit pohon nangka kemudian mangga yang mana ditanam di dalam lokasi ini.
Taman Solusi Keluarga Sedin Gunung
Sebelumnya, dalam Batu Putih sudah hadir Taman Penyelesaian Keluarga (TOK) Sedin Gunung yang tersebut berada di area pinggir (sedin) gunung. Penggagasnya adalah Munajah, 58, yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Tapi ia juga pernah mendampingi acara Bank Global dan World Food Programme (WFP) juga acara mandiri lainnya.
Budi daya madu trigona di area Taman Jalan keluar Keluarga Sedin Gunung, Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Selasa, 26 Desember 2023. (TEMPO/Supriyantho Khafid)
Waktu itu padat dikembangkan tumbuhan obat tradisional seperti sirih serta pohon jarak, juga buah lalu sayuran. Setelah itu, ia ditawari Puskesmas Pelangan mengembangkan vegetasi obat-obatan. ‘’Waktu itu ada 350 jenis tanaman. Mulai dari flora rempah-rempah lalu bunga di area pekarangaan 20 are, sampai ada madu trigona,’’ katanya.
Munajah menyebut, TOK Sedin Gunung meraih juara pertama lomba pada peringatan keras Hari Aspek Kesehatan Nasional Provinsi NTB 2018. Setelah itu, taman ini padat dikunjungi orang yang mana mencari obat-obatan. TOK Sedin Gunung juga dikunjungi pelajar untuk praktik kerja lapangan atau KKN.
Namun, pengembangan TOK ini sempat terhalang gempa bumi 2018 serta pandemi Covid-19. Sewaktu pandemi, mereka itu memproduksi madu trigona juga tumbuhan obat lainnya, termasuk bunga telang yang kandungannya diklaim dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Pengunjung pun kembali ramai. Selain mencari obat-obatan, berbagai yang dimaksud melakukan studi banding ke taman obat di area Sekotong ini.
SUPRIYANTHO KHAFID



