Ibukota Indonesia – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) mencatatkan data sebanyak 55.466 kendaraan melintasi jalur fungsional Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo (Jogja-Solo) Segmen Kartasura sampai dengan Karanganom sepanjang 13 KM.
Direktur Utama PT JMJ Suchandra Hutabarat mengatakan, nomor ini merupakan total kendaraan yang melintasi jalur fungsional selama lima hari, yaitu pada H-3 sampai dengan H+1 (22-26 Desember 2023) Natal 2023 yang dimaksud beroperasi satu arah dari GT Colomadu (Jalan Tol Trans Jawa) menuju Boyolali dan/atau Kartasura dan juga menuju Klaten dan/atau Yogyakarta.
"Hanya selama lima hari dibuka, kami mencatatkan data 55.466 kendaraan melintasi jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo. Hingga pada waktu ini besar lalu lintas tertinggi tercatat pada Minggu, 24 Desember 2023, dengan lalu lintas tertinggi beberapa 12.142 kendaraan dengan peningkatan tertinggi ke arah Jogja sebesar 862 kendaraan per jam yang digunakan terjadi pada pukul 08.00-09.00 WIB,” ujar Suchandra Hutabarat pada keterangan resmi yang tersebut diterima di dalam Jakarta, Rabu.
PT JMJ optimis kendaraan yang dimaksud menyeberangi jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Kartasura sampai dengan Karanganom masih akan terus meningkat. Tidak hanya saja dioperasikan pada periode arus mudik periode 22 hingga 31 Desember 2023 secara satu arah dari Solo ke Jogja pada pukul 06.00-17.00 WIB, jalan tol ini juga akan memperkuat arus balik yang dijadwalkan pada 1 hingga 3 Januari 2024 secara satu arah dari Jogja ke Solo di dalam jam yang digunakan sama.
"Pada periode 1-3 Januari 2024 pukul 06.00-17.00 WIB, jalur fungsional ini akan beroperasi satu arah dari GT Karanganom menuju GT Banyudono (untuk tujuan Boyolali dan/atau Kartasura) kemudian GT Karanganom menuju GT Colomadu (untuk tujuan Jalan Tol Trans Jawa). Sama dengan periode mudik, untuk pengguna jalan dari Jalan Raya Solo-Semarang yang dimaksud menuju Jalan Tol Trans Jawa juga dialihkan masuk melalui GT Banyudono untuk meneruskan perjalanan melalui GT Colomadu," kata Suchandra.
Di luar tanggal serta jam pemberlakuan jalur fungsional yang sudah pernah ditentukan, arus lalu lintas menuju juga mengundurkan diri dari GT Colomadu kembali normal menggunakan akses eksisting.
PT JMJ telah terjadi menyiagakan sarana prasarana dan juga infrastruktur pendukung untuk menunjang operasional jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo pada antaranya menyediakan Pos Layanan Pengetahuan Siaga di tempat STA 13+ 00 serta posko petugas yang mana disiagakan dalam beberapa titik rawan kepadatan.
“Apabila pengguna jalan mengalami keadaan darurat, kami menyediakan MCS (Mobile Customer Service), ambulans, BBM mobile, toilet portable dan juga layanan derek gratis hingga exit tol terdekat. Selain itu, kami juga sudah menyiapkan rambu-rambu petunjuk dan juga peringatan serius seperti batas kecepatan, rambu penunjuk arah, dan juga Traffic Light atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APPIL) yang tersebut berada di area jalan nasional di tempat depan akses Banyudono lalu pada jalan nasional di dalam depan akses Karanganom," ujar Suchandra.
Diharapkan dengan adanya jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo ini bisa saja mengatasi kepadatan yang rutin terjadi pada Tugu Kartasura, Pasar Delanggu, juga melintasi 10 traffic light dari Tugu Kartasura sampai dengan Karanganom yang rutin terjadi khususnya pada periode libur panjang.



