Langkah-Langkah Pengajuan KPR Yang Benar Untuk Pemula
Uncategorized

Langkah-Langkah Pengajuan KPR Yang Benar Untuk Pemula

Faktanya banyak keluarga di Indonesia yang masih belum punya hunian atau rumah sendiri, rata-rata mengontrak atau dengan tinggal ikut orang tua. Hal ini tak lain disebabkan karena mahalnya harga hunian atau rumah saat ini. Sehingga tampaknya hal yang mustahil untuk bisa beli rumah secara cash. Namun tiap tahun harga hunian juga semakin tinggi, sehingga jika hanya mengandalkan menabung dengan income yang tidak seberapa pastinya akan tetap sulit punya rumah impian. Itulah mengapa banyak orang yang memilih pengajuan KPR.

Istilah KPR ini pastinya sudah tidak asing lagi bagi Anda, yaitu merujuk pada kredit kepemilikan rumah, yaitu sebuah produk pinjaman yang dikhususkan untuk membiayai pembelian rumah, tentunya dengan platform pinjaman yang tidak sedikit, melainkan bisa sampai dengan milyaran rupiah. Banyak orang yang memutuskan untuk ambil pinjaman dengan KPR ini karena syaratnya mudah serta prosesnya juga cepat karena rumah bisa siap langsung huni.

Hanya saja yang mungkin jarang diketahui adalah untuk bisa mendapatkan KPR ini juga ada berbagai syarat yang harus dipenuhi, tidak ada jaminan juga apply yang Anda lakukan untuk program KPR nantinya sudah pasti langsung approve atau diterima oleh pihak bank. Banyak juga masyarakat yang apply namun pada akhirnya ditolak. Berikut ini diantaranya ada langkah-langkah pengajuan KPR yang dapat dilakukan agar bisa diterima atau approve, yaitu :

  1. Tentukan rumah yang ingin dibeli, hal pertama yang harus dilakukan adalah Anda sudah tahu rumah mana yang memang ingin dibeli menggunakan program KPR tersebut. Karena hal ini akan mempengaruhi jenis KPR apa yang cocok untuk dibeli, misalnya adalah KPRS subsidi, KPR rumah baru, KPR rumah second dan sejenisnya. Anda sudah punya ancang-ancang huniannya dan mempertimbangkan juga harga dari hunian tersebut.
  2. Siapkan DP, meskipun banyak juga lembaga pembiayaan yang menawarkan produk KPR subsidi, tentunya jika ingin lebih meringankan beban hutang, pastikan Anda sudah menyiapkan uang muka atau DP terlebih dahulu dari KPR tersebut. Semakin tinggi uang muka atau DP tersebut pastinya jadi semakin baik, karena hutang atau pinjaman nantinya jadi lebih ringan. Uang muka minimal adalah 20 persen dari harga rumah.
  3. Pilih bank penerbit KPR, jangan asal pilih lembaga pembiayaannya, karena di Indonesia ada banyak bukan berarti semuanya bagus untuk dijadikan sebagai pilihan, karena tidak jarang juga keberadaan lembaga pembiayaan bermasalah di Indonesia, Sebaiknya Anda memilih lembaga pembiayaan yang sudah dikenal punya reputasi yang baik, begitu juga dengan beban biaya KPR, cek apakah bunganya rendah atau justru mahal, hal ini akan berpengaruh terhadap beban cicilan yang harus dibayarkan.
  4. Lengkapi syarat yang diminta, jika sudah menentukan bank untuk pembiayaannya, maka yang tidak kalah panting dilakukan adalah dengan melengkapi semua berkas persyaratan yang diminta bank untuk KPR ini, karena sudah pasti ada banyak jenis syaratnya. Syarat terkait dokumen yang paling utama misalnya adalah data diri yaitu KTP, slip gaji, NPWP, rekening koran dan sejenisnya. Jika ada satu saja dokumen yang kurang maka akan mempengaruhi proses apply KPR Anda nantinya, bisa saja ditolak.
  5. Segera apply dan tunggu berkas diproses, setelah semuanya lengkap maka jangan ditunda-tunda, segera berikan kepada bank tersebut. Sehingga berkas permintaan KPR nantinya juga akan langsung diproses oleh bank, biasanya membutuhkan waktu beberapa hari untuk proses verifikasinya. Nantinya calon debitur juga akan dipanggil untuk mengikuti sesi wawancara, yaitu untuk menilai kelayakan Anda untuk diberikan KPR ataukah tidak. Jika approve nantinya uang pinjaman akan segera dicairkan untuk pembelian rumah, Anda hanya perlu menunggu saja serah terima kunci dan rumah bisa segera ditempati.

Lalu bagaimana jika seandainya pengajuan KPR tersebut ditolak? Evaluasi terlebih dahulu faktor yang menyebabkan permintaan Anda ditolak, jika memang masih bisa diperbaiki maka dapat Anda perbaiki, namun jika tidak ajukan ke bank yang lain. Banyak bank yang menawarkan KPR ini di Indonesia, salah satunya adalah dari BCA dengan penawaran bunga rendah, tentunya tidak akan membebani keuangan bukan.

Sumber : https://www.bca.co.id/id/Individu/produk/pinjaman/KPR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *